Daftar Berita

Informasi dan berita terkini PAUD Tana Tidung

Gunakan Speedboat, Bunda PAUD Tana Tidung Antarkan Bantuan Laptop Ke Satuan PAUD
11 Sep 2024
1 year ago

Gunakan Speedboat, Bunda PAUD Tana Tidung Antarkan Bantuan Laptop Ke Satuan PAUD

Dengan menggunakan speedboat, Bunda PAUD Tana Tidung, Ibu Vamelia Ibrahim, S.E menyusuri sungai Sesayap dalam rangka kunjungan ke PAUD Nur Ilmu yang berada di Desa Manjelutung, Kecamatan Sesayap Hilir. Bunda PAUD didampingi Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pokja Bunda PAUD, dan Bunda PAUD Desa Manjelutung. Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD menyerahkan bantuan laptop yang diterima Kepala Sekolah. Hal ini merupakan program prioritas Bunda PAUD yaitu Satu PAUD Dua Laptop. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat mendukung digitalisasi pendidikan. "Tahun lalu kita sudah serahkan 1 laptop. Tahun ini kita tambah lagi sehingga menjadi satu paud dua laptop. Kita tahu bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan tidak bisa dipisahkan. Ada berbagai platform yang harus digunakan sehingga perlu didukung dengan perangkat teknologi yang memadai" ujar Bunda PAUD. Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD juga memberikan bantuan pakaian seragam bagi peserta didik PAUD berupa batik dengan motif khas Tana Tidung. Selain untuk meringankan biaya pendidikan bagi orang tua, seragam batik tersebut juga diharapkan menumbuhkan kecintaan budaya lokal bagi anak sejak dini. Diakhir kunjungan, Bunda PAUD melakukan Gerakan Minum Susu (Germinsu) bersama dengan peserta didik. Gerakan ini telah berlangsung sejak 2 tahun belakangan. Inovasi Bunda PAUD ini dimaksudkan untuk membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi agar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan kreatif. Kepala PAUD Nur Ilmi, Lisda merasa sangat senang atas kunjungan Bunda PAUD tersebut. Menjadi motivasi baginya untuk terus meningkatkan layanan pendididikan anak usia dini di desanya.  "PAUD Nur Ilmi merupakan PAUD binaan desa. Alhamdulillah kami mendapatkan insentif dan bantuan operasional dari Pemerintah Desa. Ada juga insentif dan bantuan operasional dari Pemerintah Daerah. Semuanya atas inisiasi Bunda PAUD. Hari ini dapat lagi bantuan laptop dan seragam peserta didik" urainya mengakhiri.

Baca Selengkapnya
UKS Mengakselerasi Akses PAUD Berkualitas
04 Sep 2024
1 year ago

UKS Mengakselerasi Akses PAUD Berkualitas

Untuk mengakselerasi akses PAUD Berkualitas, Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim mendorong seluruh satuan PAUD mensukseskan program UKS. Hal tersebut dikemukakan pada acara Bimbingan Teknis Usaha Kesehatan Sekolah yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung di Tanjung Selor, pada Jumat (03/08/2024). Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemampuan hidup sehat, dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta derajat kesehatan peserta didik melalui pelaksanaan Trias UKS yang terdiri dari pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat.  Menurut Bunda PAUD, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas PAUD yaitu Gerakan Sekolah Sehat yang merupakan revitalisasi dari Usaha Kesehatan Sekolah. Sekolah sehat meliputi sehat bergizi, sehat fisik, dan sehat imunisasi. Lebih lanjut Bunda PAUD menambahkan bawah sekolah sehat membuat anak nyaman bersekolah. Begitu juga dengan guru akan betah beraktivitas jika sekolah bersih dan rapi. Indikator ketercapaian program UKS juga menjadi indikator penilaian akreditasi. Dengan begitu, Sekolah Sehat dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan kualitas satuan PAUD. Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD juga mengucapkan selamat kepada TK Negeri Pembina Tana Tidung dan SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung telah meraih prestasi sebagai Juara 2 Lomba Sekolah Sehat Berbasis Stratifikasi Tingkat Provinsi Kalimantan Utara pada jenjang masing-masing. Bunda PAUD meyakini dengan terus berbenah, prestasi tersebut dapat ditingkatkan di masa mendatang. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kabid PAUD dan PNF mengungkapkan bahwa Bimtek UKS tersebut merupakan amanat Peraturan Bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun 2014 Tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah. Kegiatan diikuti oleh 40 Kepala Sekolah dan Guru PAUD se-Kabupaten Tana Tidung. Turut hadir Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan, Camat Sesayap, Bunda PAUD Kecamatan Sesayap, Camat Sesayap Hilir, Bunda PAUD Kecamatan Sesayap Hilir, dan Pengurus PKK Kabupaten Tana Tidung. Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami dan mewujudkan Sekolah Sehat di satuan PAUD masing-masing. Bimtek ini juga merupakan upaya meningkatkan kesiapan satuan PAUD mengikuti penilaian Sekolah Sehat Berbasis Stratifikasi di masa mendatang. "Biaya penyelenggaraan kegiatan ini dibebankan pada APBD Kabupaten Tana Tidung Tahun 2024 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang PAUD dan PNF" pungkasnya.

Baca Selengkapnya
Diikuti Ratusan Anak Usia Dini, Tana Tidung Kids Got Talent Diapresiasi Inovatif Tangani Miskonsepsi Capaian Di PAUD
27 Aug 2024
1 year ago

Diikuti Ratusan Anak Usia Dini, Tana Tidung Kids Got Talent Diapresiasi Inovatif Tangani Miskonsepsi Capaian Di PAUD

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-17 Kabupaten Tana Tidung dan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Tana Tidung Kids Got Talent kembali hadir. Kini sudah memasuki tahun ketiga. Kali ini, lebih dari 300 anak usia dini unjuk kreativitas di hadapan para pengunjung Irau 7 Tana Tidung. Sebagai bentuk apresiasi dan syukur atas 17 tahun Kabupaten Tana Tidung, jumlah hadiahnya juga ditingkatkan. Tahun ini, total hadiahnya mencapai Rp. 49.000.000 (Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah).   Tana Tidung Kids Got Talent merupakan salah satu program prioritas Bunda PAUD dalam rangka mengakselerasi akses PAUD Berkualitas.  Ajang kreativitas peserta didik ini sekaligus sebagai wadah yang mengakomodir keberagaman bakat anak. "Anak-anak yang kita didik hari ini adalah masa depan kabupaten Tana Tidung. Merekalah yang akan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas di masa akan datang. Mereka membutuhkan stimulasi yang tepat agar potensi yang dimiliki dapat berkembang dan terbangun sejak dini." kata Vamelia, Bunda PAUD Tana Tidung, pada Selasa (27/08/2024). Bunda PAUD menyadari bahwa setiap anak punya potensi dan kecerdasan. Kecerdasan itu beragam. Tidak selalu tentang matematika. Beberapa di antaranya kecerdasan visual, kecerdasan verbal, kecerdasan logis, dan kecerdasan kinestetik.  "Anak membutuhkan wadah untuk menunjukkan talenta yang mereka miliki sejak dini. Mereka butuh ruang untuk berekspresi. Oleh karena itu, Tana Tidung Kids Got Talent hadir sebagai bentuk kemerdekaan bermain belajar bagi anak usia dini di Tana Tidung" tambahnya. Maslichah Raichatul Janah, M.Psi., Psikolog mengapresiasi gelaran kreativitas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Tana Tidung Kids Got Talent ini mampu mengasah bakat anak sejak dini. Tidak hanya kecerdasan kognitif tetapi juga jenis kecerdasan lainnya atau disebut dengan multiple intelegence. "Ajang ini menjadi media yang inovatif untuk menangani miskonsepsi capaian pembelajaran di PAUD yang fokus pada baca, tulis, dan hitung. Dengan adanya Tana Tidung Kids Got Talent, bisa memberikan pemahaman bahwa kecerdasan lainnya juga perlu diasah" pungkasnya.      

Baca Selengkapnya
Kolaborasi Berbasis Ekosistem Lokal Jadi Solusi Peningkatan Mutu Pendidikan Kalimantan Utara
25 Aug 2024
1 year ago

Kolaborasi Berbasis Ekosistem Lokal Jadi Solusi Peningkatan Mutu Pendidikan Kalimantan Utara

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Kalimantan Utara, Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim mendorong kolaborasi berbasis ekosistem lokal. Hal tersebut dikemukakan Vamelia saat didaulat sebagai narasumber Seminar Akademik yang digelar Universitas Terbuka Tarakan, pada Jumat (23/08/2024). Kolaborasi yang dimaksud meliputi lintas sektor dan lintas jalur. Pendidikan tidak bisa hanya diserahkan kepada dinas atau organisasi pendidikan di daerah. Tetapi dukungan dari pihak lain juga dibutuhkan. Selain itu, kolaborasi tiga jalur pendidikan juga perlu dilakukan. "Pendidikan adalah sebuah sistem. Ada pendidikan formal. Ada pendidikan nonformal dan pendidikan informal. Ketiganya perlu berkolaborasi. Ini bisa dilakukan apabila kita menuju kepada tujuan yang sama yang merujuk pasa Visi Misi Kepala Daerah untuk mengatasi sebuah tantangan" jelas Vamelia. Salah satu tantangan yang dihadapi yaitu learning loss. Hasil riset Kemendikbud Ristek RI tahun 2021 menunjukkan adanya kemunduran kemampuan literasi akibat belajar dari rumah di masa pandemi. Tidak mengikuti PAUD sebelum SD merupakan faktor paling dominan. Hal ini mengakibatkan rendahnya kompetensi anak hingga berdampak pada rendahnya produktivitas di masa depan. Untuk menangani tantangan tersebut, Vamelia melakukan akselerasi akses PAUD Berkualitas melalui berbagai inovasi dengan melibatkan berbagai pihak.PAUD yang berkualitas diyakininya mampu meningkatkan minat orang tua menyekolahkan anaknya di PAUD sebelum SD. Menurutnya guru merupakan kunci mewujudkan PAUD Berkualitas. Ia pun melakukan inovasi diantaranya Guru Sejahtera dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Desa untuk meningkatkan kesejahteraan guru PAUD.  Selanjutnya Guru Kompeten dengan meningkatkan kompetensi guru melalui Diklat Berjenjang dan studi inovasi di luar daerah. Guru Sarjana dengan memberikan beasiswa S1 PAUD bagi seluruh guru yang belum sarjana melalui kerjasama Universitas Terbuka Tarakan, Dinas Pendidikan, dan Dewan Pendidikan. Bentuk kolaborasi berbasis ekosistem daerah lainnya yang dilakukan melalui Satu Desa Satu Taman Bacaan Masyarakat. Vamelia yang juga Ketua PKK melibatkan berbagai instansi dan organisasi. Ia pun melakukan advokasi terbitnya Peraturan Kepala Daerah yang mengatur penggunaan anggaran desa untuk peningkatan literasi. Kolaborasi sekolah sebagai pendidikan formal dengan TBM sebagai pendidikan nonformal menjadi bagian dari upaya penanganan learning loss.  Upaya yang dilakukan di Tana Tidung tersebut mendapat apresiasi dari peserta seminar. Andi, wisudawan S1 Manajemen mengatakan bahwa gagasan dan pengalaman Vamelia merupakan strategi yang tepat sasaran. Hal senada juga dikemukakan Muhammad Tang. Ia mengapresiasi atas konsitensi Bunda PAUD Tana Tidung mengawal sebuah program dari awal hingga akhir sehingga sesuatu tidak jalan di tempat tetapi mengalami peningkatan. "Kita butuh orang seperti itu yang betul-betul memperhatikan perkembangan suatu program. Bagusnya lagi, beliau punya banyak inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Saya harap ini juga dilakukan di daerah lainnya di Kalimantan Utara" harapnya.

Baca Selengkapnya