Daftar Berita

Informasi dan berita terkini PAUD Tana Tidung

Peringati Hari Kartini Melalui Karnaval Budaya, Bunda PAUD Harap Kuatkan Fondasi Pendidikan
29 Jun 2024
1 year ago

Peringati Hari Kartini Melalui Karnaval Budaya, Bunda PAUD Harap Kuatkan Fondasi Pendidikan

Peringatan Hari Kartini melalui Karnaval Budaya menjadi momen istimewa bagi anak di Kabupaten Tana Tidung. Pasalnya, anak PAUD bersama Bunda PAUD, orang tua, dan guru mengenakan pakaian daerah berjalan kaki dari Masjid Agung Attaqwa menuju lapangan RTH Tideng Pale.  Acara ini turut dihadiri Kabid PAUD, Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI, Kepala PAUD, serta orang tua murid se-Kabupaten Tana Tidung. Dalam sambutannya, Bunda PAUD Tana Tidung menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang telah turut serta dalam acara ini, baik murid maupun guru PAUD, serta orang tua murid yang telah memberikan warna dan semangat yang luar biasa. "Antusiasme dan dedikasi yang telah ditunjukkan dalam memajukan pendidikan anak-anak kita sungguh luar biasa," ujar Bunda PAUD dengan penuh kebanggaan. Bunda PAUD Tana Tidung juga menekankan komitmennya dalam mendukung perkembangan dan pendidikan anak-anak. Menurutnya, lembaga Paud memegang peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan potensi anak-anak. "Melalui lembaga PAUD, kita tidak hanya menyediakan pendidikan awal, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini, untuk mewujudkan cita-cita besar generasi penerus bangsa," tambahnya. Bunda PAUD juga menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjadikan pendidikan sebagai fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih cerah. "Mari kita terus berkolaborasi dan berupaya keras agar setiap anak dapat mengakses pendidikan yang berkualitas dan menjadi individu yang berpotensi," tutup Bunda PAUD dengan semangat. Dengan semangat yang membara, karnaval budaya ini tidak hanya menjadi momen peringatan Hari Kartini, tetapi juga momentum untuk merayakan keberagaman budaya dan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan bangsa.

Baca Selengkapnya
Enam Kemampuan Pondasi Dibangun Berkelanjutan Dari PAUD Hingga SD Kelas 2
16 Jun 2024
1 year ago

Enam Kemampuan Pondasi Dibangun Berkelanjutan Dari PAUD Hingga SD Kelas 2

Bunda PAUD Tana Tidung menekankan pentingnya enam kemampuan fondasi bagi anak. Enam kemampuan ini dibangun berkelanjutandari PAUD hingga SD Kelas 2. Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD saat membuka acara pelepasan peserta didik PAUD se-Kecamatan Muruk Rian, pada Sabtu (16/06/2024). Turut hadir Kabid PAUD dan PNF, Camat yang diwakili, Bunda PAUD Kecamatan Muruk Rian, Kepala Desa dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Muruk Rian, orang tua peserta didik, dan 38 peserta didik yang menamatkan pendidikan anak usia dini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Desa Rian. Bunda PAUD mengucapkan selamat kepada peserta didik se-Kecamatan Muruk Rian yang telah menyelesaikan satu fase pendidikan yaitu PAUD. Bunda PAUD meyakini anak telah memiliki kemampuan pondasi sehingga siap belajar di Sekolah Dasar. Kesiapan belajar yang dimaksud yaitu enam kemampuan pondasi. "Tapi tidak sedikit juga orang tua dan guru yang menilai kesiapan belajar secara sempit. Menganggap  bahwa anak siap belajar di SD kalau sudah lancar membaca, menulis, dan berhitung. Akhirnya anak dilatih secara terus menerus membaca atau didikte. Padahal ada enam kemampuan pondasi yang perlu dibangun sebagai bentuk kesiapan anak belajar" Lebih lanjut Bunda PAUD menjelaskan enam kemampuan pondasi dimkasud yaitu 1. Mengenal nilai agama dan budi pekerti, 2. Keterampilan sosial dan bahasa 3. Kematangan emosi untuk berinteraksi 4. Kematangan kognitif diantaranya literasi dan numerasi 5. Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri, dan 6. Pemaknaan terhadap belajar yang positif "Kita perhatikan anak-anak kita yang begitu terampil dan percaya diri tampil di hadapan kitahari ini. Mereka mampu bekerjasama. Ini menunjukkan anak memiliki keterampilan sosial dan motorik serta kematangan emosi. Ini menjadi modal utama untuk berinteraksi dan belajar di jenjang SD" jelas Bunda PAUD.   

Baca Selengkapnya
Bunda PAUD Harap Anak Tidak Khawatir Jika Belum Lancar Membaca Saat Masuk SD
16 Jun 2024
1 year ago

Bunda PAUD Harap Anak Tidak Khawatir Jika Belum Lancar Membaca Saat Masuk SD

Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibarahim memberikan ucapan selamat kepada 73 peserta didik telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Tana Lia. Bunda PAUD mengatakan bahwa selama di PAUD, anak-anak belajar dengan riang gembira. Belajar dengan cara bermain dengan penuh canda tawa. Guru mendampingi dengan penuh kasih sayang. Semua ini dilakukan agar anak senang belajar dan siap bersekolah di jenjang selanjutnya yaitu sekolah dasar. "Namun sayangnya, masih banyak orang tua dan guru yang masih keliru memahami kesiapan bersekolah. Tidak sedikit diantara mereka yang menganggap bahwa anak siap bersekolah di SD hanya dengan pintar membaca, menulis, dan berhitung atau calistung saja. Akibatnya anak dilatih calistung dengan cara dilatih berulang-ulang atau didikte" kata Bunda PAUD pada acara Pelepasan Peserta Didik Gabungan se-Kecamatan Tana Lia, pada Kamis (13/06/2024). Bunda PAUD melanjutkan bahwa ada juga sebagian diantara mereka yang menganggap bahwa di PAUD tidak boleh diajarkan calistung. Pembelajaran di PAUD hanya bermain tanpa ada capaian pembelajaran. Kedua miskonsepsi ini perlu segera diluruskan. Bunda PAUD mengajak kepada seluruh pihak untuk mensukseskan kebijakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Dengan kebijakan tersebut, ada tiga perubahan yang diharapkan. Pertama, menghilangkan tes baca tulis hitung (calistung) dari proses penerimaan peserta didik baru di SD. Kedua, menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama baik di PAUD dan SD. Ketiga, menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak baik di PAUD dan SD.  Enam kemampuan fondasi anak tersebut yaitu: 1)    Mengenal nilai agama dan budi pekerti, 2)    Keterampilan sosial dan bahasa 3)    Kematangan emosi untuk berinteraksi 4)    Kematangan kognitif diantaranya literasi dan numerasi 5)    Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri, dan 6)    Pemaknaan terhadap belajar yang positif "Enam kemampuan ini dibangun dari  PAUD hingga kelas 2 SD. Oleh karena itu, orang tua dan anak tidak perlu lagi khawatir jika anaknya belum lancar membaca. Guru kelas 1 SD tidak lagi menuntut anak harus bisa membaca saat masuk SD. Pembelajaran di SD dibuat menyenangkan seperti di PAUD.  Sehingga anak berpindah dari PAUD ke SD dengan menyenangkan" jelas Bunda PAUD. Walau demikian, Bunda PAUD Tana Tidung meyakini bahwa anak yang telah mengikuti PAUD telah mendapatkan dasar-dasar literasi dan numerasi. Seperti ketertarikan pada bahan bacaan hingga mengenal huruf dan angka. Kemampuan tersebut menjadi modal peserta didik untuk belajar lebih lanjut di sekolah dasar. Bunda PAUD mengajak agar anak mengikuti PAUD sebelum SD. 

Baca Selengkapnya