Daftar Berita

Informasi dan berita terkini PAUD Tana Tidung

Lantik Pengurus Pokja, Bunda PAUD Tana Tidung: Hidupi Organisasi dan Jangan Cari Hidup di Organisasi
04 May 2025
9 months ago

Lantik Pengurus Pokja, Bunda PAUD Tana Tidung: Hidupi Organisasi dan Jangan Cari Hidup di Organisasi

Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim resmi melantik Pengurus Kelompok Kerja Bunda PAUD Tana Tidung masa bakti 2025-2030 di Gedung Serba Guna Disdik pada, Selasa (28/04/2025). Dalam sambutannya, Vamelia menegaskan kepada seluruh pengurus Pokja untuk bekerja keras membantu Bunda PAUD mewujudkan PAUD bermutu untuk semua di Tana Tidung. "Kalian adalah orang-orang pilihan yang saya anggap mampu bekerja membantu saya mewujudkan PAUD bermutu. Hidupi organisasi dan jangan cari hidup di organisasi" tegasnya. Pengurus Inti Pokja Bunda PAUD Tana Tidung yaitu: Ketua: dr. Muhammad Mahmud Anshori Wakil Ketua: Siti Khotijah, S.Sos Sekretaris: Mardianti, S.Pd., Gr. Bendahara: Ayu Chandra. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali yang juga selaku Pembina Pokja Bunda PAUD. Selain itu turut hadir Kepala Organisasi Perangkat Daerah Se-Kabupaten Tana Tidung, Ketua PERSIT, Ketua Bhayangkari, Ketua HIMPAUDI, dan Pengurus PKK Kabupaten Tana Tidung.

Baca Selengkapnya
Sukses Tingkatkan Akses PAUD, Bunda PAUD Tana Tidung Wujudkan PAUD Bermutu Untuk Semua
01 May 2025
9 months ago

Sukses Tingkatkan Akses PAUD, Bunda PAUD Tana Tidung Wujudkan PAUD Bermutu Untuk Semua

Sejak dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Tana Tidung pada tahun 2021, Vamelia Ibrahim fokus pada peningkatan akses PAUD. Berbagai program prioritas dilakukannya. Alhasil, Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 5-6 tahun mengalami peningkatan yang signifikan. "Tahun 2021, awal saya diamanahkan sebagai Bunda PAUD, APS PAUD hanya 59,12%. Di tahun 2024 sebagai tahun akhir periode pertama, meningkat menjadi 91,81%. Data ini dari Kementerian Pendidikan" kata Vamelia dalam sambutannya pada acara Pelantikan Bunda PAUD dan Pokja Bunda Tana Tidung di Gedung Serba Guna Disdik (08/04/2025). Untuk meningkatkan partisipasi PAUD, Vamelia mendorong terbitnya regulasi daerah melalui Peraturan Bupati Tana Tidung tentang Program Penuntasan PAUD 1 Tahun Pra SD. Selain itu, ia juga memilik berbagai program prioritas. "Ada Guru Sejahtera dengan meningkatkan insentif guru PAUD. Guru Kompeten melalui pelatihan di dalam dan luar daerah. Guru Sarjana dengan memberikan beasiswa S1 PAUD bagi seluruh guru PAUD yang masih pendidikan SMA. Juga ada Beasiswa S2 PAUD" urainya. Selain, itu peningkatan sarana dan prasarana juga dilakukan melalui program Satu PAUD Dua Laptop, bantuan APE setiap PAUD, BOP Daerah hingga 1 juta per murid, bantuan seragam batik murid, dan berbagai dukungan lainnya. "Di periode kedua ini, saya akan fokus pada pemerataan mutu PAUD. Semua PAUD bermutu. Terutama di daerah pedesaan dan pesisir. Kita memiliki aplikasi BUSAK PAUD yang dapat memotret kinerja guru. Yang masih lemah, kita berikan pelatihan dan pendampingan. Sehingga saat penilaian mutu melalui akreditasi, semua siap" pungkasnya. 

Baca Selengkapnya
Orang Tua Luang Waktu Satu Jam Bersama Anak Tanpa Handphone
19 Mar 2025
10 months ago

Orang Tua Luang Waktu Satu Jam Bersama Anak Tanpa Handphone

Bulan ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk berlatih mengendalikan diri. Tidak hanya melatih diri menahan lapar dan haus. Tetapi juga menahan diri dari penggunaan HP yang berlebihan. Dari hasil analisis internal Pemerintah menemukan dua faktor utama penyebab kekerasan terhadap perempuan dan anak. Yakni pola asuh dalam keluarga dan penggunaan gawai yang belum bijaksana. Oleh karenanya, di tahun ini Pemerintah Pusat meluncurkan Gerakan Ramadan Ramah Anak. "Melalui gerakan ini, orang tua diharapkan meluangkan waktu bersama anak tanpa HP minimal satu jam dalam satu hari. Kita singkirkan sejenak HP dari pandangan anak yang sedang di masa keemasan ini" pesan Bunda PAUD Tana Tidung, Ibu Vamelia Ibrahim saat menghadiri Pesantren Ramadhan Ramah Anak di Kecamatan Sesayap Hilir beberapa waktu lalu. Bunda PAUD menambahkan bawa penggunaan HP yang tidak terkontrol membawa dampak buruk bagi anak. Jika anak menonton konten yang tidak sesuai usianya, maka akan tersimpan di pikiran bawah sadarnya dan mempengaruhi perilakunya.   "Di bulan suci ini, diharapkan anak fokus dikenalkan ibadah. Memang bukan hal mudah. Perlu kesabaran dan keteladanan dari orang dewasa. Oleh karena itu, saya mengapresiasi atas kerjasama antara HIMPAUDI Kecamatan Sesayap Hilir dengan orang tua yang sudah membuat pesantren Ramadan Ramah Anak tahun ini" tutupnya.    

Baca Selengkapnya
Bunda PAUD Tana Tidung Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Bagi Anak
11 Mar 2025
11 months ago

Bunda PAUD Tana Tidung Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Bagi Anak

Penggunaan gadget yang tidak bijaksana berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Berbagai konten negatif yang dapat diakses dengan mudah pada berbagai platform digital dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku anak. Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim pun mengajak orang tua agar membatasi penggunaan perangkat digital bagi anak. Pesan tersebut dikemukakan Vamelia pada acara Pesantren Ramadan Ramah Anak yang digelar HIMPAUDI dan IGTKI Tana Tidung di Masjid Agung At Taqwa, Tideng Pale pada Senin (11/03/2025). Kegiatan ini diikuti 270 peserta didik PAUD se-Kecamatan Sesayap. Turut hadir Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Bunda PAUD Kecamatan Sesayap, Bunda PAUD Desa Tideng Pale, Bunda PAUD Desa Tideng Pale Timur, Ketua IGTKI Tana Tidung, dan HIMPAUDI Tana Tidung. Vamelia menambahkan bahwa bulan ramadan merupakan momentum orang tua untuk instropeksi diri terhadap pola asuh anak. Ia pun mengajak orang tua meluangkan waktu membersamai anak tanpa HP minimal satu jam sehari. Jika anak menggunakan HP, dibatasi maksimal satu jam sehari.  "Masa usia dini merupakan masa keemasan. Otak anak berkembang sangat pesat. Anak yang menonton konten yang tidak sesuai usianya maka itu akan tersimpan dalam pikiran bawah sadarnya dan mempengaruhi perilakunya. Jadi kalau anak main HP, gunakan aplikasi yang bisa menyaring konten yanh sesuai usia anak saja" jelasnya. Vamelia yang juga anggota DPRD Kalimantan Utara menyadari bahwa mendidik anak di era digital memang tidak mudah. Perlu kesabaran dan keteladanan dari orang dewasa. Karena anak adalah peniru terbaik. Kerjasama orang tua dan guru menjadi kunci suksesnya pendidikan anak. Seperti dengan melaksanakan Pesantren Ramadan Ramah Anak. "Oleh karena itu, saya mengapresiasi atas kerjasama antara organisasi guru PAUD yaitu HIMPAUDI dan IGTKI dengan orang tua dalam penyelenggaraan pesantren kilat Ramadan Ramah Anak ini. Ramadan Ramah Anak merupakan gerakan yang diluncurkan Pemerintah Pusat beberapa hari lalu" pungkasnya.

Baca Selengkapnya